Salakan, 26 Juni 2026.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai Kepulauan menyelenggarakan Bedah Buku koleksi Lokal Senin, 16 Juni 2025. Bedah buku adalah diskusi membicarakan seputar isi buku, fokus pada latar belakang dan inspirasi penulis dalam menulis buku. Manfaat bedah buku ialah meningkatkan Literasi membaca dan menulis. Peserta kegiatan ialah ASN, Pustakawan dan pegiat Literasi.
Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady,S.T.,M.T.,AIFO. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan kreatif sebagai ajang pengembangan ide dan gagasan positif.

Tulisan adalah warisan intelektual yang abadi.”semoga kegiatan ini dapat memperkuat gerakan Literasi di daerah kita, pungkasnya. Pada saat membuka kegiatan sekaligus Launching ASN Menulis yang ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para penulis. Dengan harapan kegiatan menulis akan berkelanjutan dijajaran Perangkat Daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ramlin Hamid,S.Pd.SD.,M.A.P. mengungkapkan tujuan kegiatan ini adalah mempromosikan karya tulis Aparatur Sipil Negara pada kegiatan ASN Menulis yang diinisiasi Penerbit Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada tahun 2023. Adapun buku yang dibedah yaitu “Urgensi Literasi” dan buku “Perjuangan Tanpa Batas.
Buku Urgensi Literasi adalah Antologi, kumpulan tulisan tentang sudut pandang keragaman problematika perempuan ( Rabiatul Adawiyah, S.Pd / Ramlin.M.Hamid,S.Pd.SD.,M.A.P ), keteladanan sang Tokoh (Harry Saputra Nursin,S.STP.,M.A.P.,AIFO ), Lingkungan Hidup ( Ferdy Salamat,S.T.,M.Si.,IPM), Management kearsipan (Suryani Bakri,S.Pd.,M.Si), Disharmoni satu Data Indonesia ( Arwinata Saddap, S.H ) buku Perjuangan Tanpa batas ditulis oleh Ramlin.M.Hamid,S.Pd.SD.,M.A.P  yang berisi cerita tentang suka duka sebagai ASN pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai Kepulauan.

Sebagai narasumber atau pembanding pada acara diskusi yaitu  Muhamad Hariri S.Ag,M.Pd ( kepala SMA Negri Buko) dan Nur Pipo Angsyarullah ( ASN DLH Banggai Laut ). Antusias para peserta cukup tinggi, terlihat dari munculnya berbagai saran, ide dan kritikan atas kesempurnaan kedua buku tersebut. Berapapun karya seseorang yang luar biasa tanpa goresan pena tentang hal itu,tidak akan berarti dan tak dikenang oleh generasi berikutnya.(DPK-Bangkep).