
Salakan, 30 September 2024.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai Kepulauan bersama FTBM melaksanakan kegiatan bukber yang di awali membuka lapak baca, tausyiah menjelang berbuka dengan penceramah Ustad Suwaldi Ali S.Pd.,M.Pd dengan tema Makna Literasi dalam Peristiwa Nuzulul Qur’an.
Dalam tausiyahnya Ustad Suwaldi Ali, S.Pd.,M.Pd juga selaku Kabid PPKP Dispusip Bangkep menyampaikan bahwa sebelum Allah SWT memerintahkan sholat lima waktu, puasa, zakat dan haji terlebih dahulu Allah SWT menyampaikan wahyu pertama yakni QS. Al-Alaq ayat 1-5 melalui perantara Malaikat Jibril pada 17 Ramadan 610 Masehi. Saat itu, Nabi Muhammad SAW sedang berdiam diri di Gua Hira, Jabal Nur, yang jaraknya kurang lebih 6 km dari Mekkah. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk bacalah namun kita tahu bersama Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang yang Ummi karena sebelum diangkat menjadi Rasul tidak pernah membaca suatu kitab samawi juga tidak menulis kitab karena memang tidak melakukan aktivitas menulis dan membaca. Maka Allah memerintahkan “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran Qalam Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Dari peristiwa turunnya Al-Qur’an ada pesan literasi untuk bagaimana kita terus mengenal Tuhan, alam, mempelajari ilmu pengetahuan melalui kegiatan membaca dan hal ini menjadi tugas yang sangat relevan dengan program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan mendorong budaya minat baca masyarakat.
Diakhir penjelasan beliau berpesan bahwa kita terus mentradisikan dan menggiatkan umat Islam agar istiqamah dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai upaya seperti pengajaran Al-Qur’an sejak dini, pelatihan membaca Al-Qur’an dengan tartil (tajwid), dan penerapan ajaran-ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian buka p
uasa bersama ini diakhiri dengan Sholat magrib secara berjama’ah di T ribun taman kota salakan yang dipimpin langsung oleh Ustad Suwaldi Ali, S.Pd.,M.Pd
